Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU "GOES TO SCHOOL" DI SMA BORNEO BENGKAYANG AJAK PELAJAR JADI PEMILIH PEMULA CERDAS

Bawaslu Bengkayang

Bawaslu kab Bengkayang melaksanakan program pendidikan politik goes to school ke SMA Borneo Bengkayang. Jumat,  24/04/2026

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bengkayang menggelar program Pendidikan Politik Goes to School bagi pemilih pemula di SMA Borneo Bengkayang, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan pelanggaran pemilu dengan melibatkan pelajar melalui pengawasan partisipatif.

Program bertajuk Pendidikan Politik Goes to School ini diikuti 39 siswa kelas X dan XI. Kegiatan dipimpin Ketua Bawaslu Bengkayang, Susanti, bersama Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, Magrina.

Kedatangan tim Bawaslu disambut pihak sekolah melalui guru pendamping Nova Verliana Thomas. Para siswa yang baru selesai kegiatan ekstrakurikuler kemudian berkumpul di ruang kelas untuk mengikuti sosialisasi.

Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu memperkenalkan tugas dan fungsi lembaga pengawas pemilu, sekaligus mengajak pelajar memahami peran mereka dalam menjaga demokrasi.

Ketua Bawaslu Bengkayang, Susanti, mengatakan pemilih pemula memiliki posisi penting karena akan ikut menentukan arah bangsa pada Pemilu 2029.

“Anak muda jangan hanya menjadi objek yang datang memilih, tetapi juga harus menjadi subjek yang ikut mengawasi jalannya demokrasi,” kata Susanti.

Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman tentang syarat menjadi pemilih, seperti berusia 17 tahun atau memenuhi ketentuan saat hari pemungutan suara.

Magrina menekankan pentingnya menggunakan hak pilih secara bijak dan tidak mudah terpengaruh.

“Satu suara sangat berarti, karena itu jangan mudah dipengaruhi politik uang, jangan percaya hoaks, dan jangan apatis terhadap politik,” ujarnya.

Bawaslu turut mengajak pelajar untuk memastikan diri terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), datang ke TPS saat pemungutan suara, serta berani melaporkan jika menemukan dugaan pelanggaran.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan berharap sosialisasi serupa dapat terus dilakukan untuk menambah pemahaman siswa tentang demokrasi.

Bawaslu Bengkayang menyatakan kegiatan edukasi ke sekolah akan terus dilanjutkan sebagai upaya menyiapkan pemilih pemula yang lebih sadar, kritis, dan bertanggung jawab menjelang Pemilu 2029.

Penulis : Chyntia Maharani