Malam itu, jalanan menuju BTN Taruna Mas terasa sunyi. Hanya ada satu lampu yang berpendar di pertigaan, menerangi jalanan berbatu yang harus dilewati tim Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS) Bawaslu Bengkayang. Pada Jum'at (14/2/2026).
Matahari siang itu tidak sekadar bersinar, ia seolah sedang menyingkap tirai di sebuah sudut yang tenang. Suasana di "Pojok Pengawasan" Bawaslu Kabupaten Bengkayang tampak santai, pada Jumat (30/01/2026).
Saat tahapan belum dimulai dan banyak yang mengira segalanya tenang, Bawaslu Justru berdiri paling waspada. Masa non tahapan bukan ruang kosong melainkan ruang dengan penuh kewaspadaan. Dengan semangat “pencegahan dan integritas” .
Pagi yang abu-abu menyelimuti sudut-sudut Kota Bengkayang saat jarum jam merayap ke angka sembilan. Mendung yang menggantung rendah di cakrawala seolah meredam kebisingan kota dari balik pegunungan, menyisakan senyap yang menjalar hingga ke dinding ruang rapat kantor Bawaslu.